Sekilas Outbound

Sejarah Outbound, menurut berbagai sumber sejarah sejak awal, disebut Outward Bound, yang dimulai pada 1941. Pada waktu itu, seorang pakar pendidikan Jerman, bernama Kurt Hann, menerima tawaran pekerjaan dari Lawrence Holt. – Kontraktor komersial untuk kapal.
Holt punya masalah, yaitu kinerja kapal-kapal sangat rendah, terutama dalam kerja tim. Akhirnya, Kurt Hann menerima tawaran untuk mengatasi masalah ini, ia mengadaptasi sebuah konsep.
Sebagai bagian dari konsep ini, Hann mengembangkan pelatihan untuk manajemen luar ruangan, di mana para kru belajar sebagai lingkungan untuk menjadi dewasa dan belajar lebih banyak tentang potensi mereka. Dengan bantuan Lawrence Holt, sebuah sekolah eksternal didirikan. di Aberdovey, Wales, pada tahun 1941, yang bertujuan melatih mental dan fisik para pelaut muda khususnya.
Selain itu, sekolah atau pelatihan yang diciptakannya dimaksudkan untuk melatih kesehatan fisik dan mental para pelaut muda untuk mengatasi transportasi laut di Atlantik, karena Inggris terlibat dalam Perang Dunia II. Ini adalah tautan antara aktivitas keluar atau keluar dengan pengiriman atau dunia maritim.
Kegiatan tamasya awalnya digunakan untuk pendakian gunung dan petualangan di laut sebagai lingkungan pelatihan. Dr. Kurt Hahn percaya bahwa kegiatan petualangan bukanlah kegiatan yang menyenangkan, tetapi alat untuk melatih orang-orang muda hingga dewasa untuk acara tersebut.
Dengan metode, media, dan pendekatan sekolah luar yang terhubung, banyak pakar pendidikan mengklasifikasikan Hahn sebagai petualangan mengajar atau experiential learning (EL). Setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, metode pelatihan ini berkembang pesat dan ditiru di banyak tempat dan bahkan di luar Eropa.
Metode pelatihan di luar ruangan yang dikembangkan oleh Hahn berfungsi sebagai katalis, sebagai alat perubahan dan membantu setiap peserta mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing. outbound di malang sebagai manajemen outbond dan menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Outbound adalah bentuk pembelajaran dari semua ilmu terapan yang disimulasikan dan dieksekusi di alam terbuka atau tertutup, dengan bentuk permainan yang efektif yang menyatukan kecerdasan, tubuh dan pikiran.
Tujuan keluaran
Membangun tim adalah bentuk kolaborasi yang meningkat, hubungan yang kuat, efek sinergi, dan kohesi tim atau kelompok.
Interaksi
Kerja tim adalah bentuk kerja tim untuk mencapai tujuan bersama
Komunikasi

Komunikasi adalah proses dan proses mengkomunikasikan informasi yang benar kepada seseorang atau kelompok.
Kepemimpinan
Konsentrasi
Konsentrasi adalah proses konsolidasi fokus dan memori pada sesuatu.
Kreativitas
Kreativitas adalah proses di mana motif atau ide baru yang perlu dikembangkan berlipat ganda.
Strategi Perencanaan
Strategi perencanaan adalah perencanaan dalam arti manajemen untuk mencapai tujuan.
Tinjauan atau Analisis
Analisis adalah kemampuan untuk mempelajari dan mempelajari sesuatu yang mudah dipahami dan dibedah.
Konseling
Konseling adalah peningkatan kepercayaan pada kemampuan mereka.
Berbagai jenis outbound
Outbound Children adalah kegiatan jalan-jalan yang dijalankan oleh anak-anak antara usia 5 dan 15 tahun. Anak-anak yang ramah biasanya berusaha untuk mengembangkan kepercayaan diri, keberanian dan kreativitas.
Adult Outbound adalah kegiatan jalan-jalan yang dilakukan oleh seseorang di atas usia tujuh belas tahun. Juga, berbagai permainan yang merangsang jantung atau adrenalin, seperti arung jeram, tali buatan dan banyak lagi.
Manfaat Outbound:
Meningkatkan daya tahan fisik dan mental
Itu berarti menjelajahi diri sendiri
Memperjelas kecerdasan IES dan menyelaraskan keseimbangan IES (intelektual, emosional dan spiritual)
Pengembangan karakter
Pengembangan diri
Berarti penyegaran emosional
Menjadi sukses dan bahagia

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*