Pengertian Budaya dari Berbagai Sudut Pandang

Dalam kehidupan, manusia sama sekali tidak dipisahkan dari tradisi dan adat istiadat. Keberadaan tradisi sangat penting, sebagai akibat dari kemampuannya sebagai identifikasi dan atribut.

Tidak mengherankan, setiap kelompok atau kelompok tertentu memiliki tradisi yang berbeda. Lalu, apa pengertian tradisi?

Dalam bahasa, tradisi diambil dari bahasa Sansekerta, yaitu “Buddhayah” yang mengemukakan masalah-masalah yang memiliki makna dan motif manusia.

Berbicara secara luas, dengan pikiran dan motif, orang dapat terus hidup. Berikut ini pembahasan lengkap mengenai budaya yang diambil dari sumber terpercaya Trifaris.net:

Pengertian Budaya

Memahami tradisi pada dasarnya adalah gaya hidup yang hadir dalam sekelompok orang, yang berkembang dan diwariskan dari zaman ke zaman.

Ada juga pendapat bahwa tradisi adalah contoh kehidupan yang tumbuh dan berkembang dalam sekelompok orang yang berorganisasi sehingga setiap orang memahami apa yang harus dilakukan.

Dan untuk mengatur kebiasaan manusia dalam berinteraksi dengan orang yang berbeda.

Pengertian Budaya Dari Berbagai Ahli

Para konsultan memiliki pendapat mereka masing-masing tentang tradisi, pemahaman tradisi selanjutnya sesuai dengan konsultan dalam bukunya:

Coentjaraningrat

Memahami tradisi sesuai dengan Koentjaraningrat adalah kebiasaan umum orang-orang dan hasil yang diperoleh dari pelatihan dan semuanya diatur dalam kehidupan orang-orang.

Edward Burnett Tylor

Dalam bukunya yang berjudul “Tradisi Primmitive”, Tylor menjelaskan bahwa gagasan tentang tradisi adalah sesuatu yang mewah dan lengkap, yang menggabungkan data, kepercayaan, seni, peraturan, moral, adat, dan keterampilan yang berbeda.

Selain kebiasaan yang dapat diperoleh dari orang-orang dari kehidupan dan posisi mereka sebagai anggota masyarakat.

Ki Hajar Dewantara

Menanggapi Ki Hajar Dewantara, tradisi adalah hasil dari perjuangan kelompok dalam menentang alam dan juga dalam oposisi terhadap zaman yang membuktikan kemakmuran dan kemuliaan hidup individu ketika dihadapkan dengan situasi sulit dan hambatan untuk mencapai kemakmuran dan kebahagiaan dalam hidup.

Linton

Lintoh percaya bahwa gagasan tentang tradisi adalah perspektif pola dan data yang merupakan perilaku untuk melakukan ini diperoleh dari warisan anggota kelompok secara keseluruhan.

Branislaw Malinowski

Sedangkan Branislaw Malinowski berpendapat bahwa gagasan tradisi adalah unit terorganisir kesatuan yang dibagi menjadi dua poin dasar, khususnya seperangkat artefak dan metode bea cukai.

Beragam Budaya

Roy T. Cogdell dan Ok.S. Sitaram telah membagi tradisi dunia menjadi 5 kelas. Berikut ini adalah jenis-jenis tradisi:

  • Tradisi Islam.
  • Tradisi Jepang yang selama ini didominasi Hindu dan Budha.
  • Tradisi Barat (Kaukasia yang sudah tinggal di Eropa dan Amerika).
  • Tradisi hitam Amerika.
  • Tradisi Afrika.

Ciri Budaya

Ciri-ciri selanjutnya adalah indikasi tradisi atau tradisi:

  • Tradisi tidak boleh bawaan, tetapi ditemukan
  • Tradisi menempatkan dirinya dengan simbol
  • Tradisi dapat disampaikan dari individu ke individu, dari kelompok ke kelompok, dan dari zaman ke zaman
  • Tradisi selektif, mewakili pola kebiasaan keahlian manusia yang dibatasi jumlahnya
  • Tradisi itu dinamis, sistem yang modifikasi secara teratur
  • Komponen budaya yang bervariasi saling terkait
  • Etnosentris (anggap tradisi pribadi seseorang sebagai yang sempurna atau adat untuk membentuk budaya yang berbeda)

Dengan kejadian tersebut, jenis rumah yang disukai oleh orang-orang juga telah dimodifikasi. Rumah minimalis saat ini lebih disukai daripada rumah konvensional.

Fungsi Kebudayaan

Tradisi memiliki operasi yang penting, yaitu memiliki kemampuan untuk meneliti warisan yang berasal dari leluhur, apakah warisan itu manis untuk dipegang erat-erat atau harus diperbarui atau harus dibiarkan atau ditinggalkan apakah itu berbahaya.

Tradisi dan cuaca yang terkandung di dalamnya pasti berdasarkan waktu dan tidak akan menjadi bagian yang statis. Meskipun demikian, tradisi akan berubah, terlepas dari seberapa lambannya perubahan itu.

Kecepatan atau kelambatan perubahan bergantung pada seberapa jauh fasilitas tradisi dan seberapa dalam interaksi mereka dengan budaya yang berbeda.

Berikut adalah beberapa kemampuan tradisi:

  • Meningkatkan cara nasionalisme
  • Suatu cara toleransi dan empati muncul
  • Kelompok itu berubah menjadi lebih hormat
  • Sarana untuk membangun sosialisasi
  • Mempelajari media
  • Dan lain-lain

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*